Sabtu, 04 Mei 2013

BMKG: Gerhana Matahari Cincin Terjadi 9-10 Mei


Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gerhana matahari cincin (GMC) akan terjadi pada 9-10 Mei 2013.
Berdasarkan situs resmi BMKG yang dilansir di Jakarta, Jumat, menyebutkan gerhana matahari cincin tersebut dapat diamati dari Samudra Pasifik, Australia, Singapura, Indonesia kecuali Sumatera bagian Utara dan Filipina bagian Selatan.
Di Australia dan Pasifik akan mengalami gerhana matahari cincin. Sementara di Indonesia kecuali Sumatera bagian Utara, akan berupa gerhana matahari sebagian (GMS) pada 10 Mei 2013 yang dapat disaksikan pada pagi hari.
Fase GMC, di mana gerhana mulai pada 21 25.1 UT, gerhana cincin mulai di 23 32.6 UT, dan puncaknya pada 00 19.6 UT, gerhana cincin berakhir 02 17.8 UT serta gerhana berakhir pada 03 25.3 UT.
Namun, waktu untuk setiap fase di setiap lokasi bisa berbeda dengan waktu-waktu tersebut, karena tergantung pada posisi lokasi pengamat di permukaan bumi dan posisi bulan dan matahari nisbi terhadap posisi pengamat.
Gerhana mulai dapat terlihat di Kupang, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Merauke dan Jayapura. Selain Kupang dan Manado, masyarakat di enam daerah lainnya beruntung bisa menyaksikan puncak gerhana hingga gerhana berakhir.
Sementara puncak gerhana juga bisa dilihat masyarakat di Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, Makassar.
Sedangkan gerhana berakhir bisa dilihat dari Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Kendari, Palu, Makassar.
Gerhana matahari adalah fenomena alam di mana terhalanginya cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semuanya sampai ke bumi.
Peristiwa tersebut terjadi akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi dan bulan dan hanya terjadi pada saat fase bulan baru dan dapat diprediksi sebelumnya.
Di 2013, diperdiksikan terjadi lima kali gerhana yaitu dua gerhana matahari dan tiga kali gerhana bulan.(rr)
sumber

Rabu, 01 Mei 2013

Doa


Ya ALLAH Ya Rahman Ya Rahim, Ampunkanlah Dosa-Dosa Kami, Berikanlah Taufik Dan Hidayah Kepada Jiwa-jiwa Kami Dan Orang-Orang Yang Kami Sayangi.

Ya ALLAH Tuhan Yang Sangat Banyak Memberi, Janganlah Memalingkan Hati Kami Setelah Engkau Memberi Petunjuk Kepada Kami Dan Berikanlah Kami Rahmatmu Yang Besar.

Ya ALLAH, Sesungguhnya Hati-Hati Ini Berkumpul Kerana Mengasihi-Mu Dan Ingin Mencari Keredhaan-Mu.Wahai Tuhanku, Kayakanlah Kami Dengan Ilmu, Hiasilah Kami Dengan Ketenangan Jiwa Dan Muliakanlah Kami Dengan Takwa Elokkanlah Kami Dengan Akhlak Yang Baik.

Ya ALLAH...berikanlah kepada saudari kami seiman seagama kesehatan keselamatan keberkahan pada keluarganya dan terutama keimanan yaa Robb.jagalah mereka berkahi rejekinya, entengkan hatinya beribadah, dhuha, tahajud, bersedekah dan segala kebaikan lainnya.

YA ALLAH Kabulkan hajatnya ya Robb, lindungi mereka dari berbagai macam kesesatan lahir dan bathin, hilangkan semua penyakit lahir dan penyakit bathin, lindungi mereka, lindungi kami kaum Muslimin dimana pun mereka berada baik di Indonesia dan didunia, menangkan para pejuang-Mu ya Rabb, Bukakanlah mana yang Haq dan mana yang bathil agar kami dapat membedakan, berilah cahaya-Mu ya Robb agar kami tidak salah jalan.

Al-Qur'an yang Menjawab


Kita Selalu Bertanya,Al-Qur'an Sudah menjawabnya


KITA BERTANYA :"Kenapa aku selalu saja dapat cobaan..?
AL-QUR'AN MENJAWAB :"Apakah manusia itu mengira akan dibiarkan begitu saja mengatakan, kami telah beriman, sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya KAMI telah menguji orang2 yg sebelum mereka, maka sesungguhnya ALLAH mengetahui orang2 yg benar, dan sesungguhnya ALLAH mengetahui orang2 yg dusta. (QS.Al-Ankabut ayat 2-3)



KITA BERTANYA :"Kenapa aku tak dapat apa yg aku idam-idamkan?
AL-QUR'AN MENJAWAB :"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, ALLAH mengetahui sedang kamu tidak mengetahui. (Surah Al-Baqarah ayat 216)

KITA BERTANYA :"Kenapa ujian seberat ini?
AL-QUR'AN MENJAWAB :"ALLAH tidak membebani seseorang ïtu melaikan sesuai dengan kesanggupannya.(QS.Al-Baqarah ayat 286)

KITA BERTANYA :"Kenapa aku selalu....saja merasa frustasi...?
AL-QUR'AN MENJAWAB :"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.''(QS.Ali-Imran ayat 139).

KITA BERTANYA :"Bagaimana aku harus menghadapinya...?
AL-QUR'AN MENJAWAB :"Dan mintalah pertolongan (kepada ALLAH) dengan jalan sabar dan mengerjakan shalat, dan sesungguhnya shalat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk. ''(QS.Al-Baqarah ayat 45).

KITA BERTANYA :"Yang benar dooong...kalau semua itu udah aku lakukan......terus aku dapet apa doonk...?
AL-QUR'AN MENJAWAB :"Sesungguhnya ALLAH telah membeli dari orang-orang mukmin, diri harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka."(QS.At-Taubah ayat 111).

KITA BERTANYA :"Kepada siapa aku berharap, siapa sich yang aku bisa curhat...?
AL-QUR'AN MENJAWAB :"Cukuplah ALLAH bagiku, tidak ada TUHAN selain dari-Nya,hanya kepada-Nya aku bertawakal."(QS.At-Taubah ayat 129).

KITA BERKATA :"Aku tak tahan kalu begini terus, aku sudah muak....aku sudah nggah tahan!!...
AL-QUR'AN MENJAWAB :"Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat ALLAH. Sesungguhnya,tiada berputus asa dari rahmat ALLAH melainkan kaum yang kafir.''(QS.Yusuf ayat 12).

SUBHANANALLAH!
Maha Benar ALLAH akan segala fiman-Nya.

Kisah Seorang Siswi


Ini adalah kisah tentang seorang siswi di sebuah sekolah putri di Palestina. Hari itu dewan sekolah berkumpul seperti biasanya. Di antara keputusan dan rekomendasi yang dikeluarkan dewan dalam pertemuan ini adalah pemeriksaan mendadak bagi siswi di dalam aula. Dan benar, dibentuklah tim khusus untuk melakukan pemeriksaan dan mulai bekerja. Sudah barang tentu, pemeriksaan dilakukan terhadap segala hal yang dilarang masuk di lingkungan sekolah seperti hand phone berkamera, foto-foto, gambar-gambar dan surat-surat cinta serta yang lainnya. 

Keamanan saat itu nampak normal dan stabil, kondisinya sangat tenang. Para siswi menerima perintah ini dengan senang hati. Mulailah tim pemeriksa menjelajah semua ruangan dan aula dengan penuh percaya diri. Keluar dari satu ruangan masuk ke ruangan lainnya. Membuka tas-tas para siswi di depan mereka. Semua tas kosong kecuali berisi buku-buku, pena dan peralatan kebutuhan kuliah lainnya. Hingga akhirnya pemeriksaan selesai di seluruh ruangan kecuali satu ruangan. Di situlah bermula kejadian. Apakah sebenarnya yang terjadi ?

Tim pemeriksa masuk ke ruangan ini dengan penuh percaya seperti biasanya. Tim meminta izin kepada para siswi untuk memeriksa tas-tas mereka. Dimulailah pemeriksaan. 

Saat itu di ujung ruangan ada seorang siswi yang tengah duduk. Dia memandang kepada tim pemeriksa dengan pandangan terpecah dan mata nanar, sedang tangannya memegang erat tasnya. Pandangannya semakin tajam setiap giliran pemeriksaan semakin dekat pada dirinya. Tahukah anda, apakah yang dia sembunyikan di dalam tasnya ?

Beberapa saat kemudian tim pemeriksa memeriksa siswi yang ada di depannya. Dia pun memegang sangat erat tasnya. Seakan dia mengatakan, demi Allah mereka tidak akan membuka tas saya. Dan tibalah giliran pemeriksaan pada dirinya. Dimulailah pemeriksaan. 

"Tolong buka tasnya anakku", kata seorang guru anggota tim pemeriksa. Siswi itu tidak langsung membuka tasnya. Dia melihat wanita yang ada di depannya dalam diam sambil mendekap tas ke dadanya. "Barikan tasmu, wahai anakku", kata pemeriksa itu dengan lembut. Namun tiba-tiba dia berteriak keras : "Tidak..! Tidak..! Tidak..! "

Teriakan itu memancing para pemeriksa lainnya dan merekapun berkumpul di sekitar siswi tersebut. Terjadilah debat sengit : "berikan..!" "Tidak..! Tidak..! Tidak..! "

Adakah rahasia yang dia sembunyikan? Dan apa yang sebenarnya terjadi?

Maka terjadilah adegan pertarungan tangan untuk memperebutkan tas yang masih tetap berada dalam blockade pemiliknya. Para siswi pun terhenyak dan semua mata terbelalak. Seorang dosen wanita berdiri dan tangannya diletakan di mulutnya. Ruangan tiba-tiba sunyi. Semua terdiam. Ya Ilahi, apakah sebenarnya yang ada di dalam tas tersebut. Apakah benar bahwa si Fulanah (siswi) tersebut.

Setelah dilakukan musyawarah akhirnya tim pemeriksa sepakat untuk membawa sang siswi dan tasnya ke kantor, guna melanjutkan pemeriksaan yang barang kali membutuhkan waktu lama.

Siswi tadi masuk kantor sedang air matanya bercucuran bagai hujan. Matanya memandang ke arah semua yang hadir di ruangan itu dengan tatapan penuh benci dan marah. Karena mereka akan mengungkap rahasia dirinya di hadapan orang banyak. Ketua tim pemeriksa memerintahkannya duduk dan menenangkan situasi. Dia pun mulai tenang. Dan kepala sekolah pun bertanya, "Apa yang kau sembunyikan di dalam tas wahai anakku..?" 

Di sini, dalam saat-saat yang pahit dan sulit, dia membuka tasnya. Ya Ilahi, apakah gerangan yang ada di dalamnya? Bukan.. Bukan.. Tidak ada sesuatu pun yang dilarang ada di dalam tasnya. Tidak ada benda-benda haram, hand phone berkamera, gambar dan foto-foto atau surat cinta. Demi Allah, tidak ada apa-apa di dalamnya kecuali sisa makanan (roti). Ya, itulah yang ada di dalam tasnya. 

Setelah ditanya tentang sisa makanan yang ada di dalam tasnya, dia menjawab, setelah menarik nafas panjang. 

"Ini adalah sisa-sisa roti makan pagi para siswi, yang masih tersisa separoh atau seperempatnya di dalam bungkusnya. Kemudian saya kumpulkan dan saya makan sebagiannya. Sisanya saya bawa pulang untuk keluarga saya di rumah. Ya, untuk ibu dan saudara-saudara saya di rumah. Agar mereka memiliki sesuatu yang bisa disantap untuk makan siang dan makan malam. Kami adalah keluarga miskin, tidak memiliki siapa-siapa. Kami bukan siapa-siapa dan memang tidak ada yang bertanya tentang kami. Alasan saya untuk tidak membuka tas, agar saya tidak malu di hadapan teman-teman di ruangan tadi."

Tiba-tiba suara tangis meledak di ruangan tersebut. Semua yang hadir bercucuran air mata sebagai tanda penyesalan atas perlakukan buruk pada siswi tersebut.

Ini adalah satu dari sekian banyak peristiwa kemanusiaan yang memilukan di Palestina. Dan sangat mungkin juga terjadi di sekitar kehidupan kita. Kita tidak tahu, barang kali selama ini kita tidak peduli dengan mereka. Doa dan uluran tangan kita, setidaknya bisa sedikit meringankan penderitaan mereka. Khususnya saudara-saudara kita di Palestina yang hingga kini terus dilanda tragedi kemanusiaan akibat penjajahan Zionis Israel.

Anak Sholeh yang Takternilai Harganya

Ibu : Tahu tidak kenapa ibu sangat sayang kamu?
Anak : Sebab saya anak ibu kan?
Ibu : Tapi ada alasan yang lebih hebat daripada itu..
Anak : Apa itu ibu?
Ibu : Karena bisa jadi kamu lah penyelamat ibu di kubur nanti andai malaikat sedang mau memalu dan memukul jasad ibu nanti..
Anak : Ibu! Janganlah...
Ibu : Jadi anak soleh ya..ibu perlukan doamu di sana nak..( Ibu itu lantas mengalirkan air mata cinta)

Maka,jadi anak yang baik karena sesungguhnya ibumu hanya bangga ketika kamu jadi anak yang shaleh dan berbakti pada kedua orangtuanya,yang senantiasa mendoakan kebaikan untuk mereka.

Jika Sampai Waktuku


Kepadamu Ya Allah sang pemberi keajaiban
Aku bersujud dan berdoa memohon ampunan
Atas segala dosa-dosa yang telah aku lakukan
Agar kelak aku menghadapmu tanpa penyesalan

Kepadamu Ya Allah sang penyejuk kalbu
Jika sampai waktuku untuk mencari rizkimu
Anugrahkan aku rizki yang baik dari sisimu
Yang dengannya aku semakin dekat denganmu

Kepadamu Ya Allah yang maha bijaksana
Jika sampai waktuku untuk melabuhkan cinta
Tuntunlah rasa rindu ini agar berada dijalannya
Hingga aku bertemu dengan belahan hati yang setia 
Yang menemaniku sampai aku menutup mata

Kepadamu Ya Allah yang maha mengasihi
Jika sampai waktuku untuk pergi dari dunia ini
Izinkan jiwa yang tenangku bersamaku menemani
Saat aku menghadapmu dipadang mahsyar nanti
Semoga engkau mengabulkan segala harapanku ini

Lima Tanda Orang yang Diterima Shalatnya


Sesekali kita perlu merenung, baikkah shalat yang kita kerjakan? Suatu waktu kita perlu berpikir, apakah shalat kita diterima di sisi-Nya? Bukankah Allah pernah berfirman celakalah orang-orang yang shalat? Siapakah di antara kita yang diterima shalatnya? Dan seperti apa tanda-tanda orang yang diterima shalatnya? Dalam sebuah hadits Qudsi disebutkan ada 5 tanda orang yang shalatnya diterima.


Pertama, Dia yang merendahkan diri dengan shalatnya karena kebesaran Allah. Shalat yang diterima adalah shalat yang penuh kerendahan diri di hadapan kekuasaan dan kebesaran Allah SWT. Orang yang rendah diri akan mampu merasakan khusyu` dalam hatinya. Jiwanya sadar dan mengerti dengan siapa ia saat ini menghadap.

Karena itu, sebelum shalat, yang harus ditata terlebih dahulu adalah hati. Hati itu seperti pohon. Bila dahannya rindang, burung-burung pun senang hinggap di atasnya. Bila hati bercabang pikiran-pikiran dan nafsu pun senang bermain di dalamnya. Shalatlah dengan shalat yang memutuskan perpisahan dari dunia. Allah tidak akan terasa bila urusan dunia menggelayut dalam hati.

Kedua, Orang yang tidak menyombongkan diri kepada makhluk Allah. Rasa tawadhu` dengan sendirinya menghilangkan sikap angkuh dan sombong kepada sesama makhluk. Kekuasaan yang ada di genggamannya tidak menyebabkan dirinya lupa daratan lalu berbuat sewenang-wenang karena ia sadar bahwa kekuasan adalah amanat Allah.

Orang yang diterima shalatnya adalah orang yang tidak menyombongkan dirinya kepada siapa pun. Meski ia kuasa, pandai, dan kaya. Tidak termasuk orang yang diterima shalatnya kalau bertingkah sombong kepada sesamanya.

Ketiga, Orang yang tidak mengulangi maksiat kepada Allah. Dalam hidup, sekali waktu kita pernah terjerembab dalam kubangan dosa. Mungkin di antara kita ada yang pernah memalsukan kwitansi jual-beli. Mungkin ada dari kita yang pernah menjadi tukang copet, koruptor, atau penjual kehormatan. Mungkin ada dari kita yang pernah berdusta, menggunjing, berbohong, menebar janji-janji `surga' kepada rakyat saat Pilkada yang tak ditepati. Kenanglah perbuatan masa lalu itu sebelum shalat, lalu lakukan shalat dengan hati taubat dan siap menghadap kepada-Nya.

Menangis dan mengemislah kepada Allah, memohon ampunan atas gulungan ombak dosa seraya berucap, “Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah.” Usai shalat, jangan ulangi maksiat yang pernah kita lakukan.

Keempat, Orang mengisi sebagian siangnya dengan berzikir kepada Allah. Waktu bagi orang mukmin, amatlah berharga. Manajemen waktu dilaksanakan dengan penuh kedisplinan. Sebagian detik-detiknya ia lalui dengan meladeni Allah, bersimpuh sujud, ingat dan tawakkal kepada-Nya.

Nabi yang merupakan sosok dengan keterjagaan dari segala dosa, baik yang telah lewat maupun akan datang, toh beliau tidak jumawah. Beliau beristighfar memohon ampunan kepada Allah tidak kurang 100 kali dalam sehari. Bagaimana dengan kita?

Kelima, Orang yang menyayangi orang miskin, orang dalam perjalanan, wanita yang ditinggal suaminya, dan yang mengasihi orang yang ditimpa musibah. Shalat yang dilakukan membekas dalam kehidupan sebagai khalifah Allah yang saling cinta-mencintai, sayang-menyanyangi antara satu dengan lainnya. Ibadah sosial menjadi warna-warni bunga hidupnya yang senantiasa ia berikan kepada siapa saja untuk membahagiakan diri orang lain yang membutuhkan.

Bila kelima ciri orang yang diterima shalatnya ini telah terpenuhi, maka kata Allah: Cahayanya bagaikan cahaya matahari. Aku lindungi dia dengan kekuasaan-Ku. Aku perintahkan malaikat menjaganya. Aku jadikan cahaya dalam kegelapannya. Aku berikan ilmu dalam ketidaktahuannya. Perumpamannya dibandingkan dengan makhluk-Ku yang lain adalah seperti perumpamaan firdaus di surga.